Indonesia Mini di Turki

04.45.00

“Tujuan PPI Konya ikut acara ini adalah untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada baik masyarakat Turki ataupun orang asing lainnya. Kami ingin menjadi ambassador dan diplomat budaya people to people tentang kebudayaan Indonesia,”

[Tari Poco-Poco. Foto +Okezone.com]
JAKARTA - Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Konya, Turki ikut berpartisipasi dalam acara Öğrenci Buluşması yang dihelat dari 10-11 Mei 2014. Acara yang dipelopori oleh Mevlana Doğu Batı Derneği, sebuah organisasi yang bergerak di bidang sosial di Turki, bersama Pemerintah dan Universitas di Konya ini bertempat di Kültür Park, sebuah taman kota di pusat kota Konya.

Kegiatan yang menjadi fasilitas untuk promosi budaya dan tradisi dari berbagai negara ini diikuti lebih dari 55 negara seperti Malaysia, Thailand, India, Chad, Somalia, Kosovo, Bosnia, Kazakhstan, Uzbekistan, dan lain-lain. Para pelajar melalui Perhimpunan Pelajar masing-masing negara ikut andil meramaikan acara tahunan ini.

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Konya ikut berpartisipasi mengisi stand bertema “Mini Indonesia” dengan memamerkan produk budaya dan tradisi Indonesia seperti Angklung, Wayang Kulit, Rumah Adat, Baju Adat, Blankon, Rebana, Batik dan kuliner khas Indonesia. Di samping itu PPI Konya menampilkan Tari Saman dan Flashmob Tari Poco-Poco. Untuk melengkapi dan menghadirkan Mini Indonesia, panitia memamerkan foto-foto tradisi dan kebudayaan Indonesia.

Foto-foto tersebut adalah karya fotografer Indonesia, yaitu Saiful Bahri (Madura), Bambang Muryanto (Yogyakarta), Franciscus Dondy (Yogyakarta), Rachma Safitri (Yogyakarta), Michael Aji Pradipta (Yogyakarta), Achmad Ody Widyantoro (Banyuwangi), dan Edu Badrus Saleh (Madura).

“Tujuan PPI Konya ikut acara ini adalah untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada baik masyarakat Turki ataupun orang asing lainnya. Kami ingin menjadi ambassador dan diplomat budaya people to people tentang kebudayaan Indonesia,” ujar Hari Pebriantok, ketua PPI Konya.

Keterlibatan PPI Konya di ajang internasional ini sangat memberikan warna dan mendapatkan apresiasi menonjol dari stand-stand negara lain. “Menurut saya stand Indonesia paling bagus dan ramai pengunjung,” aku Thuwaiba, salah satu pengunjung dari Sudan.

Dengan dukungan fasilitas pinjaman alat peraga dari Kedutaan Besar Indonesia di Ankara, PPI Konya yang ikut untuk ketiga kalinya makin meningkat, meriah dan diterima oleh publik. “Untuk tahun ini kami berhasil bikin Flashmob Tari Poco-Poco di tengah keramaian pengunjung. Mereka sangat antusias dengan kebudayaan Indonesia,” tambah Hari. (Laporan Bernando J. Sujibto, mahasiswa di Konya, Turki).


(ful, sumber okezone.com, Kamis, 15 Mei 2014 - 01:29 wib)

Silahkan Baca Juga

Previous
Next Post »